Tampilkan postingan dengan label Materi Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Juni 2013

SK dan KD tingkat SMP, MTs mapel Agama Islam kelas VII semester 1


STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR
TINGKAT SMP, MTs, DAN SMPLB


1.   Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

A.    Latar Belakang

        Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat manusia. Agama menjadi  pemandu dalam upaya mewujudkan suatu kehidupan yang bermakna, damai dan bermartabat. Menyadari betapa pentingnya peran agama bagi kehidupan umat manusia maka internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan setiap pribadi menjadi sebuah keniscayaan, yang ditempuh melalui pendidikan baik pendidikan di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.
        Pendidikan Agama dimaksudkan untuk peningkatan potensi spiritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, dan moral sebagai perwujudan dari pendidikan Agama. Peningkatan potensi spritual mencakup pengenalan, pemahaman, dan penanaman nilai-nilai keagamaan, serta pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan individual ataupun kolektif kemasyarakatan. Peningkatan potensi spritual tersebut pada akhirnya bertujuan pada optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki manusia yang aktualisasinya mencerminkan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan.
         Pendidikan Agama Islam diberikan dengan mengikuti tuntunan bahwa agama diajarkan kepada manusia dengan visi untuk mewujudkan manusia yang bertakwa kepada Allah SWT dan berakhlak mulia, serta bertujuan untuk menghasilkan manusia yang jujur, adil, berbudi pekerti, etis, saling menghargai, disiplin, harmonis dan produktif, baik personal maupun sosial. Tuntutan visi ini mendorong dikembangkannya standar kompetesi sesuai dengan jenjang persekolahan  yang secara nasional ditandai dengan ciri-ciri:

  1. lebih menitik beratkan pencapaian kompetensi secata utuh selain penguasaaan materi;
  2. mengakomodasikan keragaman kebutuhan dan sumber daya pendidikan yang tersedia;
  3. memberiklan kebebasan yang lebih luas kepada pendidik di lapangan untuk mengembangkan strategi dan program pembelajaran seauai dengan kebutuhan dan ketersedian sumber daya pendidikan. Pendidik diharapkan dapat mengembangkan metode pembelajaran sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar. Pencapaian seluruh kompetensi dasar perilaku terpuji dapat dilakukan tidak beraturan. Peran semua unsur sekolah, orang tua siswa dan masyarakat sangat penting dalam mendukung keberhasilan pencapaian tujuan Pendidikan Agama Islam.

B.  Tujuan
Pendidikan Agama Islam di SMP/MTs bertujuan untuk:
1.      menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT;
2.      mewujudkan manuasia Indonesia yang taat beragama  dan berakhlak mulia  yaitu manusia yang berpengetahuan, rajin beribadah, cerdas, produktif, jujur, adil, etis, berdisiplin, bertoleransi (tasamuh), menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalam komunitas sekolah.

C.  Ruang Lingkup
Ruang lingkup Pendidikan Agama Islam meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1.      Al Qur’an dan Hadits
2.      Aqidah
3.      Akhlak
4.      Fiqih
5.      Tarikh dan Kebudayaan Islam.
Pendidikan Agama Islam menekankan keseimbangan, keselarasan, dan keserasian antara hubungan manusia dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan sesama manusia, hubungan manusia dengan diri sendiri, dan hubungan manusia dengan alam sekitarnya.




D.      Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar

Kelas VII, Semester I

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Al-Qur’an
1.      Menerapkan Hukum bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah



1.1  Menjelaskan hukum bacaan bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
1.2   Membedakan  hukum bacaan bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah
1.3    Menerapkan bacaan bacaan ”Al” Syamsiyah dan ”Al”Qomariyah  dalam bacaan surat-surat Al-Qur’an dengan benar

Aqidah
2.      Meningkatkan keimanan kepada Allah SWT melalui pemahaman sifat-sifatNya



2.1   Membaca ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah
2.2   Menyebutkan arti ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah SWT
2.3   Menunjukkan tanda-tanda adanya Allah SWT
2.4   Menampilkan perilaku sebagai cermin keyakinan akan sifat-sifat Allah SWT


3.      Memahami Asmaul Husna


3.1   Menyebutkan arti ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan 10 Asmaul Husna
3.2   Mengamalkan isi kandungan 10 Asmaul Husna

Akhlak
4.      Membiasakan perilaku terpuji


4.1   Menjelaskan pengertian tawadhu, ta’at, qana’ah dan sabar
4.2   Menampilkan contoh-contoh perilaku  tawadhu, ta’at, qana’ah dan sabar
4.3   Membiasakan perilaku tawadhu, ta’at, qana’ah dan sabar




Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Fiqih
5.      Memahami ketentuan – ketentuan thaharah (bersuci)


5.1   Menjelaskan ketentuan –ketentuan mandi wajib
5.2   Menjelaskan perbedaan hadas dan najis


6.      Memahami tatacara shalat 

6.1   Menjelaskan ketentuan –ketentuan shalat wajib
6.2   Memperaktikkan shalat wajib


7.      Memahami tatacara shalat jamaah dan munfarid (sendiri)



7.1   Menjelaskan pengertian shalat jama’ah dan munfarid
7.2   Memperaktikkan shalat jama’ah dan shalat munfarid

Tarikh dan kebudayaan Islam
8.      Memahami sejarah Nabi Muhammad SAW






8.1   Menjelaskan sejarah Nabi Muhammad SAW
8.2   Menjelaskan misi nabi Muhammad  untuk semua manusia dan bangsa

Senin, 08 April 2013

contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar



Semarang, 15 Februari 2012

Yth. PT. Bank Muamalat
Indonesia Tbk, Semarang
Jl. Sugiyopranoto No. 102
Semarang

Dengan hormat,
Berdasarkan iklan lowongan pekerjaan yang dimuat di Harian Suara Merdeka tanggal 11 Februari 2012 bahwa Bank Muamalat membutuhkan Customer Service. Sesuai dengan lowongan pekerjaan tersebut, dengan ini saya,
Nama                           : Faris Zudirismawan
Tempat, tanggal lahir     : Jepara, 12 September 1989
Pendidikan                   : SI
Alamat                         : Rt 02 Rw 04 Desa Wedelan Kec. Bangsri Kab. Jepara

            Mengajukan lamaran kerja sebagai Customer Service. Sebagai bahan pertimbangan, dengan ini saya lampirkan berkas-berkas pendukung sebagai berikut:
1.      Fotokopi KTP satu lembar
2.      Fotokopi ijazah S1
3.      Fotokopi transkip nilai akademik
4.      Sertifikat komputer
5.      Foto berwarna ukuran 4x6 4 lembar
6.      Foto berwarna seluruh badan 1 lembar
7.      Daftar riwayat hidup
Demikian lamaran ini saya ajukan. Atas perhatian Bapak/Ibu, saya mengucapkan terima kasih.
                                                                                   

NB: nomor HP yang bisa                                                                    Hormat Saya
Dihubungi 085640250197                                                                                         

                                                                                                     Faris Zudirismawan

                                                                                   


Jumat, 22 Maret 2013

pengertian wawancara



Wawancara merupakan salah satu teknik yang dilakukan untuk mendapatkan data atau informasi mengenai sesuatu yang berhubungan dengan apa yang kita butuhkan. Wawancara memiliki arti proses tanya jawab untuk mendapatkan informasi mengenai suatu hal dari orang lain yang menjadi narasumber dengan tema tertentu.  Untuk melakukan wawancara tidaklah sulit bagi pelajar, dengan adanya niat dan keinginan yang kuat. Proses wawancara pun akan dengan mudah terlaksana.
Pada saat mendengarkan sebuah wawancara, kita harus benar-benar cermat menyimak hal-hal penting yang terdapat dalam informasi tersebut. Karena dalam wawancara tidak keseluruhan informasi yang dibicarakan merupakan hal yang pokok.  Informasi yang disampaikan oleh narasumber biasanya berupa gagasan maupun pendapat. Nah, agar proses wawancara bisa berjalan dengan lancar. Pewawancara harus memilih narasumber yang tepat sesuai dengan bidang dan topik dalam wawancara.
Misalnya, kita akan berwawancara dengan tema “kesehatan”. Maka narasumber yang kita pilih harus sesuai dengan bidangnya yakni kesehatan. Kita juga dapat mewawancarai petugas kesehatan, perawat, dokter, maupun bidan. Jika narasumber sesuai dengan bidangnya, dengan demikian kita juga dengan mudah memperoleh informasi sebanyak mungkin mengenai tema “kesehatan”.